Suhu Panas Melonjak di Eropa yang Biasanya adalah Benua yang Besuhu dingin

hosting murah

Jagoinvestasi.biz.id – Sudah beberapa hari gelombang panas ekstrim menyelimuti beberapa wilayah di eropa barat seperti Prancis Inggris dan Sepanyol, bahka suhu bisa mencapai 40 derajat Celcius.

Beberapa di wilayah Sepanyol dan Portugal hampir sekitar 1.000 orang meninggal akibat gelombang panas ekstrim ini, dan beberapa di bagian negara lainnya, aspal meleleh, besi dari rel-rel kereta api banyak yang menguap, lampu rambu-rambu lalu lintas di jalan sampai meleleh, dan pastinya jalur perkabelan yang adapun akan ikut rusak.

 

menurut ketua Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus ” Europe is the fastest-warming continent on Earth, heating at twice the global average. Right now 150 million people are living under extreme heat, hundreds have died, schools are shut, grids are buckling. Driven by climate change and global warming, the phenomenon of the “once-in-a-generation” heatwave is now occurring nearly annual. We were warned. More than 1300 excess deaths have been recorded since 21 June linked to high temperatures in Europe. Heat stress is often called the “silent killer” – and European homes, workplaces and schools were not built for these temperatures. @WHO is working with its Member States and partners to address the health threats posed by extreme heat through focusing on preparedness, prevention and stronger health system responses. In particular, we are encouraging European countries to implement heat health action plans, as part of the broader agenda to protect health against climate change.
iris.who.int/server/api/cor…

Eropa adalah benua yang mengalami pemanasan tercepat di Bumi, dengan laju pemanasan dua kali lipat dari rata-rata global. Saat ini, 150 juta orang hidup dalam kondisi panas ekstrem; ratusan orang telah meninggal dunia, sekolah-sekolah ditutup, dan jaringan listrik kewalahan menghadapi beban berlebih. Didorong oleh perubahan iklim dan pemanasan global, fenomena gelombang panas yang “hanya terjadi sekali dalam satu generasi” kini muncul hampir setiap tahun. Kita sudah diperingatkan sebelumnya. Sejak 21 Juni, tercatat lebih dari 1.300 kematian tambahan di Eropa yang berkaitan dengan suhu tinggi. Stres akibat panas sering disebut sebagai “pembunuh senyap” – sementara rumah, tempat kerja, dan sekolah di Eropa tidak dirancang untuk menghadapi suhu setinggi ini. @WHO bekerja sama dengan negara-negara anggota dan para mitra untuk mengatasi ancaman kesehatan akibat panas ekstrem, dengan fokus pada kesiapsiagaan, pencegahan, dan respons sistem kesehatan yang lebih tangguh. Secara khusus, kami mendorong negara-negara Eropa untuk menerapkan rencana aksi kesehatan terkait panas sebagai bagian dari agenda yang lebih luas untuk melindungi kesehatan dari dampak perubahan iklim. iris.who.int/server/api/cor…

Penyampaian ketua WHO sama sekali tidak menyerempet tentang dampak pemanasan global akibat perang, pemanasan global akibat deforestasi yang dilakukan eropa dan negara barat, dan dampak industrialisasi yang di buat eropa dan negara barat sehingga menyebabkan iklim di negara mereka berubah sangan ekstrem.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *