Visa mastercard dan paypal mengalami kontraksi harga saham, pemegang saham akan menjerit

jagoinvestasi.biz.id – Akhir-akhir ini ada berita tentang Uni Eropa yang ingin kemandirian ekonomi digitalnya di miliki sendiri bukan lagi di pegang oleh amerika serikat, karena kita ketahui bahwa di Uni Eropa adalah pasar yang besar maka kalau memang itu akan terjadi pasti akan mengakibatkan profit dari perusahan visa, mastercard dan paypal akan menurun cukup dalam.

Uni eropa sudah mulai memakai alat pembayaran digitalnya sendiri dan mereka selalu memperbaharuinya secara terus-menerus, di sisi lain alat pembayaran seperti alipay sudah mulai memakan pasar Visa dan kawan-kawannya, sehingga akan menciptakan kerugian terhadap Visa, MAstercard dan Paypal, karena komsumen menurun tetapi pemeliharaan perusahaan tersebut harus selalu di lakukan agar tidak tertinggal oleh pesaing barunya.

Berita tersebut akan membuat pemegang saham amerika yang memiliki saham Visa, Mastercar dan Paypal di dalam portofolionya, harga saham akan terus terkontraksi dan perusahan pasti akan memberlakukan PHK karyawan untuk efisiensi, dan kalau pemeliharaan kurang sempurna pasti akan menyebabkan perusahan menjadi bangkrut dengan seiring waktu, dan fenomena itu sudah terjadi harga saham Visa, Mastercard dan Paypal terus mengalami penurunan.

Menjual saham dari perusahaan-perusahaan tersebut sepertinya adalah hal yang bijak karena memikirkan keuntungan-keuntungan dalam jangka panjang sepertinya tidak akan mungkin terjadi, apalagi kalau kita melihat bursa saham IHSG sudah mulai menunjukkan keuntungan-keuntungan yang bagus dari emiten-emiten yang ada, sehingga memindahkan uang kita dari saham AS ke saham indonesia adalah pilihan terbaik untuk saat ini.

Pos terkait